KEBIJAKAN PENGELOLAAN SDM
AKR meyakini bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal adalah penting untuk memberikan kontribusi bagi kinerja yang berkesinambungan. Keberadaan SDM yang baik akan membuat Perseroan mampu mewujudkan visi dan misi serta rencana kerja berkelanjutan yang telah ditetapkan.
Karena itulah, manajemen AKR memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pengelolaan dan pengembangan kompetensi SDM. Perhatian tersebut dimulai sejak rekrutmen, pengelolaan, hingga pengembangan yang dilakukan secara berkesinambungan.
Bersamaan dengan itu, AKR juga telah menetapkan budaya perusahaan yang ditanamkan melalui serangkaian program internalisasi visi, misi dan nilai-nilai Perseroan. Sebagai kelanjutan dari proses transformasi AKR yang telah mulai dijalankan sejak tahun 2017, Perseroan kemudian melakukan perubahan nilai-nilai perseroan agar selaras dan sejalan dengan strategi yang ditetapkan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. Perubahan budaya perusahaan ini ditujukan untuk mengubah pola berpikir, cara bekerja, dan pengembangan sumber daya manusia. Berikut ini adalah Budaya Perusahaan yang baru yang ditetapkan agar Perseroan siap menghadapi kompetisi global yang semakin ketat, serta perkembangan teknologi yang sangat pesat.
Penerapan budaya kerja adalah suatu hal penting bagi Perseroan untuk memastikan setiap pegawai mampu menjunjung tinggi nilai-nilai perusahaan, menjalankan secara penuh implementasi Good Corporate Governance serta berjalan selaras dengan strategi dan kegiatan usaha Perseroan secara keseluruhan.
Sejalan dengan proses transformasi organisasi dan usaha yang dimulai sejak tahun 2017, Divisi Sumber Daya
Manusia yang merupakan penanggungjawab pengelolaan SDM di Perseroan fokus pada program kerja dan upaya-upaya peningkatkan keahlian dan keterampilan para karyawannya. AKR menyediakan pelatihan hard skill dan soft skill yang ditekankan pada keahlian kepemimpinan dan manajerial, analisa dan penyelesaian masalah, operasional dan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
AKR memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh karyawan dalam mendapatkan program pendidikan dan pelatihan yang didasarkan kepada kebutuhan pengembangan individu untuk menunjang keberhasilan kinerja dan karirnya. Pelatihan yang diberikan kepada para karyawan selalu diperbaharui seiring dengan perubahan teknologi dan standar operasi AKR. Komitmen atas kebijakan tersebut tercermin pada peningkatan biaya pelatihan 2018. Biaya Pelatihan tahun 2018 meningkat 33.66% dibandingkan pada tahun 2017.
MACAN LEADERSHIP INSTITUTE
Tahun 2017 lalu, AKR mendirikan Macan Leadership Institute (MLI) sebagai program manajemen talenta dan pengembangan kepemimpinan. MLI merupakan salah satu inisiatif transformasi AKR dengan lima program unggulan MLI yakni; Onboarding Program, Leadership Development Program, Head of Branch Academy, Sales Academy dan Top Talent Program. MLI dihatrapkan dapat menghasilkan karyawan bertalenta dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik.
Tanggal 11 Juli 2018, menjadi catatan penting bagi MLI, dimana MLI untuk pertama kalinya secara resmi meluncurkan program pertama dari serangkaian kurikulum pengembangan yang dimilikinya, The Practical Coach.
Sepanjang tahun 2018, AKR melaksanakan pelatihan The Practical Coach yang bertujuan untuk menggugah AKR Leaders memiliki spirit baru dalam melakukan coaching (Caring – Sharing – Growing) dan menjalankannya secara efektif. Training ini sudah diselenggarakan sejumlah 8 batch dengan total 108 peserta, 6 batch dilaksanakan di Wisma AKR dan 2 batch di AKR Surabaya.
REKRUTMEN
Rekrutmen merupakan salah satu proses penting dalam mengidentifikasi, mencari dan memikat calon pekerja untuk memenuhi kebutuhan organisasi yang telah ditetapkan melalui proses perencanaan kepegawaian. Dalam rangka mendukung pengembangan bisnis, AKR membutuhkan karyawan yang berkualitas dan memiliki kompetensi yang baik. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut AKR melakukan proses rekrutmen secara regular maupun pro-hire untuk pemenuhan karyawan di berbagai level organisasi.
Proses rekrutmen di AKR melalui tahapan sebagai berikut:
- Perencanaan kebutuhan karyawan dimulai dari saat penyusunan anggaran, berdasarkan rencana target usaha kemudian disusun dan dihitung kebutuhan karyawan selama satu tahun kedepan.
- Berdasarkan pengembangan usaha, departemen yang membutuhkan karyawan wajib mengisi form permintaan karyawan (PTK). Form tersebut harus disetujui oleh Head Department dan Head Division terkait, dan terakhir direview dan disetujui oleh Head of HR.
- Perencanaan disusun sedemikian ketatnya sehingga semua permintaan yang unbudget di kemudian hari harus disetujui sampai level CEO.
- Dalam proses selanjutnya semua kebutuhan karyawan diawali dengan PTK yang wajib dilengkapi dengan uraian dari jabatan tersebut (Job description, kualifikasi, dsb.).
- Setelah PTK diterima oleh Recruitment Department, Tim akan melakukan proses sourcing dengan mencari kandidat yang sesuai dengan kualifikasinya melalui semua channel yang ada.
- Untuk tahapan seleksi kandidat akan dipanggil untuk melewati serangkaian asesmen psikologis (aspek kecerdasan perilaku dan sikap kerja) dan interview menggunakan pendekatan kompetensi. Jenis dan tahapan asesmen, proses wawancara secara panel disesuaikan dengan level jabatan yang dibutuhkan.
- 7. Semua kandidat yang lolos wawancara akhir akan melewati proses verifikasi dokumen dan cek referensi. Setelah lolos dan lengkap maka kandidat akan mengikuti proses medical check up.
- Setelah hasil Medical Check Up kandidat dinyatakan fit untuk bekerja, tim rekrutmen akan menghubungi kandidat yang bersangkutan untuk menentukan tanggal bergabung dan proses menandatangani kontrak kerja.
- Kandidat yang telah menjadi karyawan baru selanjutnya wajib untuk mengikuti NEOP (New Employee Orientation Program). Dalam NEOP itu akan dijelaskan tentang visi, misi, latar belakang perusahaan. Di penghujung masa percobaan setiap karyawan baru wajib untuk membuat Mentoring Report lalu mengirimkan ke atasan serta pihak-pihak terkait lainnya.
- Bila sudah sesuai akan diteruskan ke PMPD untuk diperiksa dan pihak PMPD akan memverifikasi hal tersebut ke atasannya sebagai dasar untuk pengangkatan karyawan tetap. Karyawan siap berkarir dan berprestasi sesuai bidang dan kompetensinya.
PENILAIAN KINERJA
Sejalan dengan program transformasi yang sedang dijalankan, AKR menggunakan proses penilaian kinerja yang baru yang disebut dengan People Development Committee atau PDC. PDC adalah sebuah proses penilaian kinerja yang objektif yang dihadiri oleh komite penilai yang terdiri dari atasan langsung dan penasihat karir dari para karyawan yang dinilai kinerjanya, dimana setiap karyawan kunci tertentu yang masuk ke dalam PDC akan dipanggil dan diberikan pengarahan untuk kedepannya agar lebih baik oleh penasihat karir dan atasannya. Di dalam system PDC ini karyawan akan dinilai dalam dua aspek, yaitu aspek kinerja (performance yaitu hard KPI) maupun secara potensial-nya. Proses penilai kinerja ini dilaksanakan berjenjang sesuai level karyawan dan dillakukan perbaikan dan pengembangan terus menerus.
MANAJEMEN KARIR
Salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan karyawan dalam bekerja adalah jenjang karir yang jelas. Hal ini mendorong Perseroan untuk menerapkan sistem pengelolaan karir karyawan yang diselaraskan dengan PDC.
Penerapan pengelolaan karir karyawan tidak hanya untuk menempatkan karyawan terbaik pada jabatan yang kosong, tetapi juga untuk mengidentifikasi potensi, dan memastikan bahwa seluruh karyawan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengembangkan karirnya.
Tahun 2018, sebagai lanjutan dari program transformasi, Perseroan terus mengevaluasi pengembangan karyawan, jenjang karirnya dengan menggunakan penilaian kerja seperti PDC sehingga dapat menentukan juga jenjang karir apakah karyawan yang ikut di dalam PDC tersebut dapat di promosi (vertical move), dimutasi ke bagian lain (horizontal Move) atau tetap didalam posisinya dengan pengembangan role (stay in position with expansion role). Selain itu karyawan akan mendapatkan arahan dari panelis tentang learning & development plan-nya untuk mencapai jenjang karir yang lebih tinggi atau keinginannya.
PROGRAM PENGEMBANGN KOMPETENSI
Pengembangan kapabilitas dan kompetensi karyawan berperan penting dalam membentuk karyawan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan bisnis Perseroan.
Pengembangan SDM menjadi sangat penting dalam proses transformasi yang sedang dijalankan AKR, setiap level atau posisi didukung dengan pelatihan yang sesuai. Pengembangan kepemimpinan dilakukan menggunakan sumber daya internal dan eksternal.
Program oengembangan kompetensi karyawan dilaksanakan berdasarkan kebijakan atau strategi manajemen dan hasil training need analysis. Kondisi ini mencerminkan bahwa setiap karyawan yang memenuhi syarat, mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan. Pasca pelatihan akan dilaksanakan evaluasi untuk mengukur efektivitas pelaksanaan training. Hasil evaluasi tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk jenjang karir dan tingkat kebutuhan training lanjutan karyawan.
Pada tahun 2018 Perseroan telah melaksanakan pelatihan yang diikuti oleh 1.104 peserta. Biaya untuk menyelenggarakan pelatihan tersebut mencapai Rp 2.835.433.464 meningkat dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp 2.186.150.694 Peningkatan biaya tersebut disesuaikan dengan pelatihan yang dibutuhkan karyawan.
Sepanjang tahun 2018, AKR telah memberikan pelatihan kepada para karyawan sebagai berikut:
RENCANA PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SDM KE DEPAN
Pentingnya pengembangan kompetensi karyawan dan pembangunan jenjang karir karyawan maka sedang direncanakan empat program pengembangan unggulan sebagai berikut:
- Professional Development Program, program pengembangan kompetensi dan perilaku yang akan menyasar level operatif, staff dan supervisor. Program ini mempersiapkan setiap staf AKR untuk meniti jenjang karir dan menyediakan keahlian yang dibutuhkan dalam pekerjaannya.
- Sales Development Program, program fast track untuk kandidat fresh graduate atau karyawan baru yang berpotensi untuk diikutkan kedalam program ini, program ekspres ini akan menghasilkan talenta-talenta masa depan. Setelah satu tahun menjalani program pelatihan dan penempatan akan menolong semua pesereta program berkesempatan menjadi Sales yang Tangguh dengan level Supervisor.
- Operation Development Program, program akselerasi karir untuk karyawan/talenta di bidang operational. Program ini akan menolong setiap talenta di bagian operasional untuk memiliki kesempatan yang sama supaya dapat berkembang dan memiliki jenjang karir yang jelas.
- Leadership Development Program, terus mengakselerasi program pembekalan kepemimpinan untuk mendapatkan pemimpin handal, cekatan dan produktif.











